06 December 2020

Konsep Personalized Marketing Dalam Mengembangkan Bisnis Usaha

Berdasarkan data yang kuat untuk membuat konten yang sesuai dengan keinginan customer adalah bagian dari salah satu konsep marketing yaitu personalized marketing.

Personalized marketing sendiri merupakah cara yang dilakukan oleh penjual untuk memasarkan suatu produk atau jasa secara personal atau per individu. Personalized marketing mempunyai banyak teknik dan dari banyaknya teknik tersebut ada beberapa teknik yang mempunyai keunggulan dari beberapa teknik lainnya.

Dengan membuat hubungan dengan customer menjadi lebih baik dan dapat selalu setia terhadap produk yang kita jual menjadikan personalize marketing penting untuk perkembangan bisnis dan usaha yang kita jalani. Menurut ahli seperti Will Fraser, beliau pernah menulis tentang apa itu personalization marketing. Menurutnya marketing adalah tentang pemberian informasi yang berharga di tempat yang tepat dan waktu yang tepat.

Setiap individu mempunyai nilai sebagai pribadi yang berbeda dan unik, sehingga pelaku usaha harus mengetahui secara personal untuk setiap calon costumer pada saat membuat strategi marketing, hal ini ada pada personalize marketing. Menentukan tingkat pasar dan pembagiannya harus tetap dipikirkan dalam bisnis usaha untuk pemasaran produk atau jasa yang dijual.

Keuntungan Personalized Marketing

Personalize marketing memiliki beberapa keuntungan bila dilakukan dengan cara yang tepat dan dikombinasikan dengan strategi lainnya seperti strategi pemasaran STP untuk memasarkan produk atau jasa jauh lebih efektif dan terkontrol. Berikut adalah beberapa keuntungan dari personalized marketing yang perlu kita ketahui :

1. Meraih Perhatian Konsumen

Memberi pesan secara personal dalam melakukan strategi personalize marketing adalah cara untuk meraih perhatian konsumen, itu pun menjadi sebuah keuntungan yang didapatkan dari personalize marketing. Pesan moral secara personal disini harus dibuat semenarik mungkin untuk meraih perhatian konsumen, karena dengan membuatnya lebih menarik dari konten dengan pesan moral tersebut, konsumen akan meluangkan waktunya untuk memberikan perhatian lebih kepada produk atau jasa yang kita jual.

2. Meningkatkan Penjualan

Sama dengan marketing yang dikenal banyak orang, meningkatkan penjualan menjadi keuntungan pada konsep personalization marketing. Membuat konten yang dapat menyentuh personal dengan tujuan untuk menempatkan produk serta layanan menjadi hal yang bermanfaat bagi kehidupan para penggunanya, sehingga mereka dapat langsung memutuskan tanpa menimbang kembali untuk membeli produk atau jasa yang kita tawarkan.

3. Membangun Hubungan Baik Dengan Konsumen

Membuat konsumen lebih mengenal dan lebih dekat dengan konsumen adalah upaya dari personalize marketing. Membangun hubungan baik dengan konsumen secara tidak langsung akan tercipta dengan konsep marketing ini, karena dengan meningkatkan kepercayaan secara personal langsung akan membuat calon customer merasa lebih diperhatikan dan menjawab kebutuhan mereka.

Pengaplikasian Personalized Marketing

Personalized marketing untuk mengembangkan bisnis harus dipahami secara benar untuk konsep pemasaran tersebut menjadi lebih efektif. Selain mempunyai keuntungan yang bisa meningkatkan bisnis usaha kita, personalize marketing pun mempunyai beberapa cara pengaplikasian yang bisa digunakan dalam bisnis yang kita jalani :

1. Mengumpulkan Kontak Pelanggan

Mengumpulkan kontak pelanggan menjadi cara pertama dalam personalized marketing, kontak langsung seperti email bisa menjadi penentu sebuah strategi dan fokus pemasaran. Karena dengan kontak langsung kepada para calon customer bisa membuat para pelaku usaha mendeteksi apa saja yang banyak dicari dari masing-masing customer yang ada pada kontak tersebut. Maka hal ini juga bisa membantu para pelaku usaha untuk mengetahui secara persis konten seperti apa yang bisa dijadikan bahan untuk merekomendasikan secara relevan untuk tiap customer.

2. Sapa Konsumen Secara Personal

Memberi salam secara non formal untuk setiap email sangat disarankan untuk memulai percakapan ke konsumen agar merasa percakapan yang dimulai tidak membosankan dan berkesan serius, dengan membuat konsumen merasa nyaman dan dikenal dengan akrab oleh pengirim email. Emosi yang timbul dan dirasakan sebagai keakraban akan membuat konsumen dengan senang hati membuka pesan tersebut walau berisi iklan.

3. Lakukan Follow Up

Memberikan informasi produk terbaru, melibatkan dalam event, memberikan diskon, promo atau sekedar memberikan catatan terima kasih adalah bagian dari follow up yang dimaksud. Dengan ini, maka konsumen akan merasa dihargai. Personalized marketing akan membuat para pelaku usaha atau bisnis menemukan celah baru yang luas untuk mengembangkan usahanya. Diharapkan dengan konsep ini para pelaku bisnis atau usaha akan mendapatkan manfaat dari teknologi yang relevan untuk mencapai target, dan melakukan evaluasi yang tepat demi perkembangan bisnis dan usahanya.